Selasa, 23 September 2014

Belum diketahui siapa supir bis Karunia Bhakti

Jumat, 10 Februari 2012 23:23 WIB | 2.805 Views
Belum diketahui siapa supir bis Karunia Bhakti
Ilustrasi kecelakaan yang melibatkan dua bus dan menyebabkan jatuhnya korban jiwa. (ANTARA News/Grafis)
Bogor, Jawa Barat (ANTARA News) - Polisi masih melakukan identifikasi sopir Bus Karunia Bhakti yang terjun ke jurang di Cisarua, Puncak, Bogor, dan menyebabkan 13 orang tewas, Jumat malam. Penyebabnya, semua orang yang duduk di bagian depan bis itu tewas secara mengenaskan.

Kapolda Jawa Barat, Inspektur Jenderal Polisi Putut Bayuseno, di lokasi kecelakaan, mengatakan, semua orang yang berada di bagian depan bus beregistrasi Z 1795 DA itu tewas. Sehingga belum dapat segera dipastikan siapa yang menjadi sopir bus maut itu.

"Seluruh korban sudah diangkut ke rumah sakit, dan identifikasi sedang dilakukan" kata Bayuseno.

Dari sejumlah saksi mata dan pemeriksaan di lokasi oleh pihak kepolisian, diketahui bahwa sebelum masuk ke tebing, bis itu menabrak warung makan Pondok Wira Cisarua. Menurut saksi mata, sebelum menabrak warung itupun bus Karunia Bakti yang meluncur dari arah Puncak sudah oleng dalam kecepatan tinggi.

Awalnya bus Karunia Bhakti itu menabrak bis PO Doa Ibu jurusan Tasikmalaya-Jakarta, kemudian menabrak tiga angkot, lima minibus dan sebuah mobil bak terbuka, menabrak warung makan, dan akhirnya terjun ke jurang.

Sementara itu, seorang relawan PMI, Teguh, yang berada di lokasi mengatakan bahwa jumlah korban tewas 14 orang. Adapun polisi menyatakan korban tewas itu 13 orang saja.

"Saya ikut mengevakuasi, yang saya ketahui ada 14 orang yang tewas di tempat, sembilan kritis," katanya. Umumnya korban tewas akibat benturan di kepala. (KR-LR)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga