Sabtu, 25 Oktober 2014

KBRI Bern kerjasama dengan internasional relation and securty network swiss

| 2.545 Views
id kemitraan, kedutaan indonesia, bern, swiss, amien rais
London (ANTARA News) - KBRI di Bern merintis kerja sama dengan International Relations and Security Network International Centre for Strategic Studies (ISN-CSS) yang berkantor di Zurich, Swiss.

Sekitar 25 peneliti dan akademisi mengikuti diskusi pertama yang mengawali rangkaian diskusi interaktif bulanan mereka. 

Fungsi Politik KBRI di Bern,  Renata Siagian, kepada ANTARA London, Senin menyebutkan dalam acara diskusi yang dipimpin Peter Faber, Kepala Unit Strategi dan Operasional ISN-CSS, salah satu pembicaranya Prof Amien Rais yang menampilkan topik The Muslim Brotherhood in Egypt: Lessons Learned from Indonesia.

Selain Rais dari Indonesia, juga Dr Lorenzo Vidino, asal Italia, yang menggali pergeseran politik di Mesir dan peran Muslim Brotherhood sebagai organisasi massa di negara tersebut.

Rais menyebutkan salah satu faktor yang mendorong keberhasilan reformasi Indonesia satu dekade yang lalu adalah kesatuan tekad dan pandangan dari seluruh lapisan masyarakat Indonesia yang tertuang dalam enam agenda reformasi.

 Siagian mengatakan keterlibatan KBRI di Bern dalam penyelenggaraan diskusi ini merupakan langkah awal kerja sama dengan ISN-CSS yang ditujukan mempromosikan akademisi dan pakar hubungan internasional Indonesia dalam jaringan ISN-CSS.

KBRI di Bern akan memfasilitasi agar lembaga penelitian dan think tank maupun universitas di Indonesia dapat menjadi mitra ISN-CSS yang saat ini sedang mengembangkan jaringannya ke luar kawasan Eropa.

Diharapkan dalam waktu dekat, CSIS sebagai salah satu think tank terkemuka di Indonesia dapat menjadi mitra ISN.
Melalui upaya ini, KBRI di Bern berusaha memperkenalkan wajah Indonesia yang lain, yakni Indonesia yang terpelajar di kalangan masyarakat Swiss dan dunia.

ISN-CSS didirikan pada 1994 dengan misi memfasilitasi dialog maupun kerja sama di bidang-bidang terkait keamanan internasional dalam suatu jaringan organisasi, pelaku, maupun pakar di bidang hubungan internasional.

Selain itu badan ini juga memberikan layanan informasi terbuka bagi pelaku maupun pemerhati isu-isu hubungan internasional maupun keamanan. (zg)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga