Sabtu, 20 September 2014

pimpinan kerusuhan Batam serahkan diri

Senin, 25 Juni 2012 18:34 WIB | 3.144 Views
Batam (ANTARA News) - TF seorang diduga pemimpin kelompok yang melakukan penyerangan di Planet Holiday Hotel Batam serta masuk daftar pencarian orang (DPO) oleh Polda Kepulauan Riau, Senin sore menyerahkan diri ke Polresta Batam Rempang Galang (Barelang).

Kedatangan TF di Polreta Barelang sekitar pukul 16.45 WIB didampingi para pengurus Ikatan Keluarga Besar Sumatra Utara (Ikabsu) dan langsung naik ke ruangan Kapolresta Barelang di lantai dua dan melakukan pembicaraan secara tertutup sekitar 30 menit.

Sekitar pukul 17.15 WIB, akhirnya TF keluar dari rungan tersebut dengan pengawalan ketat menuju Ruang Unit IV Kejahatan dengan kekerasan (Jatanras) di lantai satu dan menjalani pemeriksaan tertutup.

Pengacara TF, NiKo Nixon Situmorang mengatakan kiennya sengaja menyerahkan diri ke polisi untuk menyelesaikan semua permasalahan yang ada.

"Ini itikad baik dari TF. Ia ingin menyelesaikan semua permasalahan dan mengklarifikasi pemberitaan yang cenderung telah melenceng," kata dia.

Ia mengatakan, sebelum menyerahkan diri ke polisi, TF bertemu dengan pengurus Ikabsu di sebuah tempat di Batam Centre.

"Ikabsu yang memfasilitasi penyerahan diri ini," kata dia.

Kasatreskrim Polresta Barelang, Kompol Yos Guntur mengatakan saat ini status TF masih terperiksa meskipun sebelumnya Kebid Humas Polda Kepulauan Riau (Kepri), AKBP Hartono menyatakan TF sebagai tersangka dan berstatus DPO.

"TF saat ini berstatus terperiksa. Bila dalam pemeriksaan ada bukti-bukti yang kuat ia bisa dijadikan tersangka," kata dia.

Ia enggan berkomentar saat ditanya tentang keterangan polisi sebelumnya yang menyatakan dia sebagai tersangka.

Hartono sebelumnya mengatakan, TF termasuk dalam 11 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus kerusuhan yang mengakibatkan satu orang meninggal dan belasan lain mengalami luka tersebut.

"Sepuluh tersangka lainnya, telah berada di Polresta Batam Rempang Galang (Barelang), hanya TF saja yang buron," kata Hartono.

Kerusuhan di Planet Holiday Batam pada Senin (18/6) lalu mengakibatkan seorang meninggal dan belasan orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit. (ANT)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca