Selasa, 16 September 2014

Warga Cilacap harapkan bantuan air bersih

Selasa, 3 Juli 2012 08:23 WIB | 2.441 Views
Warga Cilacap harapkan bantuan air bersih
Ilustrasi -- Krisis air bersih (ANTARA/Anis Efizudin)
Cilacap (ANTARA News) - Ratusan warga Desa Ujungmanik, Cilacap, Jawa Tengah, mengharapkan bantuan air bersih dari pemerintah kabupaten setempat.

"Secara keseluruhan ada sekitar 500 keluarga yang sudah tidak memiliki persediaan air bersih. Mereka tersebar di Dusun Banjursari bagian barat, Kaliyasa bagian barat, dan sebagian Dusun Sidamulya," kata Kepala Desa Ujungmanik, Supardan, di Cilacap, Selasa.

Menurut dia, selama ini ratusan warga tersebut mengandalkan air hujan yang tersimpan di tandon-tandon air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari meskipun kekeringan telah berlangsung sejak tiga pekan lalu.

Akan tetapi saat ini, kata dia, persediaan air hujan dalam bak penampungan milik mereka telah habis, sedangkan air sumur telah berasa payau karena terintrusi air laut.

"Sebagian warga ada yang membeli air bersih secara eceran dengan harga Rp3.000 per jerigen ukuran 30 liter dan ada pula yang membeli seharga Rp204 ribu per tangki berkapasitas 4.000 liter. Namun warga yang tidak mampu membeli air terpaksa mencari air bersih ke desa-desa tetangga," katanya.

Kendati demikian, dia mengatakan, sejumlah sumber air di beberapa desa tetangga juga mulai mengering sehingga warga semakin kesulitan untuk mendapatkannya.

Oleh karena itu, kata dia, pihaknya mengajukan surat permohonan bantuan air bersih kepada Bupati Cilacap melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap.

Selain krisis air bersih, kata dia, sekitar 60 hektare tanaman padi berusia satu bulan di desa ini terancam puso dan ratusan hektare sawah tidak ditanami karena air dari saluran irigasi tak mampu menjangkau area persawahan tersebut.

Secara terpisah, Kepala Pelaksana Harian (Lakhar) BPBD Cilacap Wasi Ariyadi mengatakan, pihaknya belum menerima surat permohonan bantuan air bersih dari Desa Ujungmanik.

"Namun kami akan segera salurkan bantuan jika surat permohonan tersebut telah masuk," katanya.

Terkait keberadaan pipa jaringan air minum yang telah terpasang di Desa Ujungmanik, dia mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan PDAM Cilacap untuk membuka pompa air yang mengaliri jaringan pipa tersebut sementara waktu.

Dengan demikian, kata dia, pendistribusian bantuan air bersih dapat lebih mudah dan cepat menjangkau masyarakat di Desa Ujungmanik, Kecamatan Kawunganten itu.
(SMT/F002)

Editor: Desy Saputra

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga