Jumat, 1 Agustus 2014

Presiden Bank Dunia bangun dinding perlindungan ekonomi

Selasa, 3 Juli 2012 22:04 WIB | 2.804 Views
Presiden Bank Dunia bangun dinding perlindungan ekonomi
Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim.(REUTERS/Enrique Castro-Mendivil)
Jakarta (ANTARA News) - Presiden Bank Dunia yang baru, Jim Yong Kim, mengatakan pihaknya akan berupaya menciptakan "firewall" (dinding perlindungan) ekonomi yang baru untuk melindungi warga negara-negara berkembang.

"(Dinding perlindungan) itu akan melindungi orang-orang di negara-negara berkembang dalam menghadapi guncangan ekonomi," kata Jim Yong Kim dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa malam.

Menurut Kim, saat krisis global menerpa, komunitas miskin di sekitar dunia akan tidak memiliki jaring pengaman sehingga efek yang timbul akan sangat menghancurkan bagi mereka.

Bank Dunia, ujar dia, meningkatkan tingkat pinjamannya selama dan setelah krisis finansial global untuk membangun cara yang lebih efektif dan berkelanjutan guna memastikan warga negara menerima proteksi penerimaan dasar serta akses ke pendidikan, kesehatan, dan energi.

"Penting pula untuk memperkuat permintaan domestik karena ketika orang-orang memperoleh tingkat keamanan yang mendasar, mereka akan memberdayakan diri untuk lebih kreatif dan mengembangkan sepenuhnya potensi diri mereka," katanya.

Ia juga berpendapat, meski manajemen krisis jangka pendek dan proteksi sosial umumnya hal yang baik pada saat ini, berbagai pihak juga diingatkan untuk mengkapitalisasikan kesempatan yang luas di luar itu.

Bank Dunia, menurut dia, berada dalam posisi yang unik untuk membantu negara-negara mengembangkan strategi pembangunan jangka panjang melalui pinjaman, pengetahuan, dan keahlian yang dimiliki.

"Bank Dunia akan terus menjadi mitra bagi negara-negara untuk membuat investasi yang cerdas dalam masyarakat, infrastruktur, dan kelembagaan dengan cara yang tepat secara fiskal dan berkelanjutan," kata Presiden Bank Dunia.

Ia mengingatkan lembaga keuangan multilateral tersebut sudah aktif dalam mempromosikan transparansi dalam keuangan publik dan memperkuat tata pemerintahan.

Selain itu, Kim juga menegaskan bahwa bagian sentral dari tanggung jawab utama dalam posisi Presiden Bank Dunia yang akan diembannya selama lima tahun mendatang adalah memastikan kekuatan unik lembaga yang dipimpinnya itu sejalan dengan kebutuhan transformasi dan transisi global.
(M040/D007)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga