Sabtu, 20 Desember 2014

50-an, usia terbaik menjadi bos

| 4.031 Views
id usia bos, penelitian, riset, usia terbaik
50-an, usia terbaik menjadi bos
Ilustrasi (platma.org)
... menunjukkan, dalam kemampuan, usia yang lebih tua memainkan peran yang signifikan...
Jakarta (ANTARA News) - Penelitan terkini menunjukkan bahwa manager menunjukkan performa profesional terbaik mereka pada usia 50-an tahun.

Riset di University of Haifa, Israel, menjelaskan, vitalitas profesional seorang manager adalah ketika ia mampu menjalankan tugas dengan hasrat, semangat, dan kompetensi untuk meraih kepuasan dari performa kerjanya.

Peneliti secara spesifik mengkaji kemampuan para eksekutif yang mengerti teknologi, teknik, dan infrastruktur. Penelitian ini dilakukan oleh Shmuel Grimland, Yehud Baruch, dan Eran Vigoda-Gadot.

"Kelebihan dan kekurangan menerima pekerja yang sudah matang menjadi perdebatan selama beberapa tahun belakangan. Studi baru ini menunjukkan, dalam kemampuan, usia yang lebih tua memainkan peran yang signifikan," kata mereka.

Para peneliti memeriksa faktor mana yang yang berkaitan dengan kemampuan profesional dan apakah kemampuan itu saling berhubungan dengan jenjang karier seorang pemimpin. 545 manager yang mengerti teknologi, teknik, dan infrastruktur dari sektor swata maupun negeri. Mereka berasal dari manager proyek hingga manager senior perusahaan.

Hasil menunjukkan, semakin banyak kemampuan yang ditunjukkan manager, semakin banyak kemampuan mereka menarik sumber daya pribadi demi kesuksesan pekerjaan mereka dan peningkatan komitmen merka terhadap pekerjaan. 

Kemampuan profesional manager juga berhubungan dengan posisi manager di hierarki perusahaan dan keseimbangan kehidupan profesionalnya. Lebih lanjut, menurut para peneliti, semakin tinggi tingkat kemampuan, semakin sedikit keinginan seorang manager untuk meninggalkan tempat kerjanya.

Peneliti juga menemukan, karyawan yang mendapat dukungan dari atasannya juga cenderung memiliki kemampuan bekerja yang tinggi.

"Penelitian kami menunjukkan, menyediakan sarana bagi pekerja untuk meningkatkan kemampuan kerja mereka juga akan meningkatkan kepuasan mereka dan membantu membentuk pekerja yang banyak akal dan inovatif. Ini mengindikasi bahwa organisasi harus menjadikan penyediaan sarana sebagai prioritas," kata mereka.

"Kemampuan pekerja itu bahan bakar bagi kesuksesan organisasi. Fakta bahwa kemampuan profesional terjaga dan meningkat di usia 50-an juga menunjukkan, organisasi yang berinvestasi pada aspek ini akan mendapat keuntungan dari pekerja produktif selama beberapa tahun," kata mereka, seperti yang ditulis livescience.com.

(nta)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga