Jumat, 31 Oktober 2014

Direktur BLAI: pemain tak paham berorganisasi

| 3.463 Views
id pssi, pembenahan timnas
....Timnas kok di-ecer?"
Jakarta (ANTARA News) - Direktur Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI) PSSI Syauqi Soeratno mengatakan pesepak bola profesional di Indonesia hingga saat ini masih banyak yang tak paham berorganisasi sehingga kondisi itu ikut memperkeruh suasana carut-marut keorganisasian PSSI.

"Banyak pemain kurang paham cara berorganisasi dan mereka seperti tidak perduli dengan hal itu. Banyak pemain profesional tetapi masih berpikir secara amatir," katanya di Jakarta, Selasa.

Syauqi mengatakan bahwa hal itu lebih disebabkan para pemain memang sangat minim belajar berorganisasi dan juga tidak ada yang mengajarinya sehingga mereka sering terjebak pada kepentingan sesaat dan menjadi objek kepentingan segelintir pihak.

Hal itu dikatakan Syauqi ketika ditanya terkait dengan sikap para pemain klub Indonesia Super League (ISL) yang beberapa di antaranya telah memenuhi pemanggilan Timnas PSSI versi Djohar Arifin untuk memperkuat tim menghadapi klub Valencia Spanyol dalam pertandingan persahabatan pada 4 Agustus mendatang.

Padahal pemain tersebut berada di bawah naungan ISL yang secara organisatoris tidak diakui oleh PSSI dan saat ini tengah diupayakan melakukan pemulihan melalui proses penyelesaian organisasi terlebih dahulu sesuai dengan arahan dari AFC.

Syauqi sendiri menilai pertandingan yang akan dilakoni Timnas hanya berbau komersial dan tidak mengindahkan kesakralan sebuah tim nasional, yakni seorang pemain seyogianya tidak dengan mudah mengenakan kostum dengan label berlambang Garuda.

"Ini menunjukkan pemain kurang memahami sistem berorganisasi, dan mereka memandang kebutuhan masuk Timnas hanya dari kacamata seorang pemain tanpa melihat aspek lain yang lebih signifikan (penting). Padahal prosedur seorang pemain mengenakan kostum berlambang Garuda itu sebenarnya tidak mudah," katanya.

"Justru kita menjadi sangat miris melihat bagaimana sebuah Timnas bisa dipersiapkan dan bertanding empat kali dalam event yang berbeda-beda hanya dalam kurun waktu beberapa bulan. Evennya sendiri tidak jelas. Timnas kok di-ecer?" paparnya dalam perbincangan dengan sejumlah wartawan.

Sebagaimana diketahui, beberapa pemain ISL telah bergabung ke Timnas pada hari Selasa untuk persiapan pertandingan melawan Valencia. Mereka di antaranya Ponaryo Astaman, Bambang Pamungkas, dan Firman Utina.

Ponaryo Astaman dalam keterangannya kepada wartawan usai latihan mengatakan bahwa bergabungnya mereka adalah sebagai titik awal pembenahan Timnas dan mengatakan tidak berada di pihak mana pun.  (ANT132/D007)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga