Kamis, 23 Oktober 2014

UMK sediakan program beasiswa S1 bagi anak yatim

| 3.979 Views
id UMK, universitas muria kudus, sediakan beasiswa, beasiswa untuk anak yatim piatu,
Untuk mendukung pendidikan mereka hingga ke jenjang lebih tinggi, kami memberikan kesempatan lewat program beasiswa S1 di UMK,"

Kudus (ANTARA News) - Universitas Muria Kudus, Jawa Tengah, menyediakan program beasiswa S1 untuk anak yatim piatu di Kabupaten Kudus, kata juru bicara UMK Zamhuri.

"Selama ini, anak yatim piatu hanya mendapatkan perhatian di bidang pendidikan hingga tingkat SMA dan sederajat. Untuk mendukung pendidikan mereka hingga ke jenjang lebih tinggi, kami memberikan kesempatan lewat program beasiswa S1 di UMK," ujarnya, di Kudus, Kamis.

Dengan demikian, lanjut dia, anak yatim piatu di Kabupaten Kudus tidak ada lagi hambatan untuk meraih pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi.

Ia berharap, kesempatan tersebut bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, terutama pengelola panti asuhan khusus anak yatim piatu bisa mengusulkan penghuni panti yang sudah lulus SMA atau sederajat ke UMK.

Nantinya, kata dia, setiap usulan akan dilakukan verifikasi, termasuk beberapa persyaratan yang harus dipenuhi agar bisa melanjutkan S1 di UMK.

Hingga kini, lanjut dia, baru dua orang anak yatim yang memanfaatkan program beasiswa tersebut dari salah satu panti asuhan di Kudus.

"UMK hanya bersifat pasif dengan menerima usulan dari pengelola panti asuhan," ujarnya.

Untuk itu, lanjut dia, anggaran program beasiswa yang disediakan untuk sementara disesuaikan dengan peminatnya.

Jika jumlahnya bertambah, katanya, anggaran program beasiswa tersebut juga memungkinkan untuk ditambah karena program tersebut termasuk salah satu program tanggung jawab sosial (CSR/corporate social responsibility).

UMK juga memiliki program CSR khusus untuk anak yatim selama bulan Ramadhan, yakni dengan memberikan santunan uang sebesar Rp150.000 untuk setiap anak ditambah bingkisan.

"Santunan yang kami berikan juga kami kemas dengan lomba yang lebih menarik dan memberikan kesempatan mereka untuk unjuk gigi dalam bidang tertenu," ujarnya.

Kegiatan lomba yang bertujuan untuk memberdayakan potensi mereka diselenggarakan pada 13 Agustus 2012, meliputi lomba azan, praktik salat, tilawah, dan kaligrafi.

Jumlah peserta lomba sebanyak 250 peserta yang berasal dari 17 panti asuhan di Kabupaten Kudus.

Pemenang dari masing-masing lomba, mendapatkan hadiah uang pembinaan serta trofi tetap dari UMK.

Kegiatan tersebut, rencananya akan menjadi agenda tahunan untuk memberikan peluang bagi anak yatim piatu dalam mengembangkan bakat yang dimiliki.

Selama ini, lanjut dia, perhatian pemerintah terhadap anak yatim memang kurang maksimal, termasuk kesempatan mereka mengembangkan kemampuannya pada bidang tertentu.

"Jika memungkinkan, perlu diadakan porseni khusus anak yatim piatu, sehingga mereka juga semakin termotivasi karena peluang untuk maju juga terbuka," ujarnya.

(ANT)

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga